Kandungan Nutrisi Daging Merah

Hewan kurban merupakan sumber pangan hewani dengan kandungan nutrisi penting bagi tubuh. Baik dikonsumsi, asal tidak berlebihan.

Sate kambing, rendang, gulai, semur, seolah melengkapi hari Idul Adha. Makanan berbahan daging selain lezat, kandungan nutrisinya bagus.  Daging merah mengandung asam amino esensial yang lengkap dan seimbang. Hal ini tidak terdapat pada sumber protein nabati (kecuali kedelai). Asam amino merupakan bahan pembentuk protein. Dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan yang rusak. Protein juga membentuk antibodi, yang memperkuat sistem imun.

Daging merah juga mengandung zat besi, yang dibutuhkan untuk membentuk Haemoglobin (Hb), yakni protein molekul dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru ke seluruh tubuh. Rendahnya kadar Hb (<12 g/dL) menyebabkan anemia dengan gejala lesu dan mudah lelah. Sumber zat besi hewani (heme iron) lebih mudah diserap tubuh, ketimbang yang dari nabati (non heme).

Vitamin B12 terkandung dalam daging merah. Vitamin ini tidak terdapat pada sumber pangan nabati. Vitamin B12 penting untuk menjaga sel-sel tubuh tetap sehat dan ‘bahagia’. Vit B12 juga dapat menghilangkan protein berbahaya homosistein, yang bila kadarnya tinggi dalam darah, bisa membahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Tingginya kadar homosistein juga berhubungan dengan osteoporosis (keropos tulang). Selain itu, vitamin B12 mencegah kerusakan saraf, melindungi kesehatan otak, memperbaiki mood, mencegah penuaan dini dengan menjaga kesehatan DNA.

Creatine, carnosine serta DHA dan EPA termasuk zat yang tidak bisa didapatkan dari pangan nabati. Creatine berperan dalam pasokan energi untuk sel-sel otot, selama melakukan kegiatan yang intens. Carnosine bekerja sebagai antioksidan poten, yang dapat memperbaiki fungsi otot, otak dan kardiovaskular, serta melindungi dari proses degeneratif.

DHA dan EPA merupakan bentuk aktif dari lemak omega-3, yang dapat mencegah aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), serangan jantung, kanker dan depresi. Daging merah juga mengandung omega-3, meski tidak sebanyak ikan laut.

Di sisi lain, daging mengandung lemak jenuh (saturated fat), yang akan diubah menjadi kolesterol ‘jahat’ LDL. Para ahli setuju, manusia perlu mengonsumsi pangan hewani maupun nabati untuk mendapat nutrisi yang lengkap. Daging jangan dikonsumsi berlebihan dan pilih yang tanpa lemak (lean meat). Jangan lupa, konsumsi 5 porsi sayur dan buah setiap hari. (nid)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp