Kedelai Dan Tempe Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Gaya Hidup Sehat

Kesehatan merupakan aset pribadi seseorang yang tidak ternilai harganya. Dengan kesehatan, seseorang bisa melakukan berbagai aktivitas mulai dari berkumpul bersama orang – orang tersayang, berolahraga, bekerja, berekreasi, dan lain – lain. Selain itu, dalam kondisi sehat, seseorang bisa berpikir dengan baik dan jernih untuk menghasilkan berbagai ide – ide kreatif atau penelitian dengan terobosan terbaru. Oleh karena itu menjalankan pola hidup sehat merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

Kedelai merupakan salah satu sumber bahan pangan yang baik untuk asupan nutrisi dalam menjalankan pola hidup sehat. Di dalamnya terdapat makro dan mikro nutrien yang dibutuhkan setiap hari oleh tubuh. Sayangnya masih banyak pola pikir yang memandang bahwa nutrisi yang baik hanya dari produk hewani. Padahal tidak, menurut DR Susianto “Dokter Tempe” dan Head Of Indonesian Vegetarian Society hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kedelai dan tempe memiliki kandungan nutrisi yang bersaing dengan nutrisi pada produk hewani.

Kandungan Protein Tinggi Pada Kedelai

Kedelai merupakan produk kacang – kacangan dengan kandungan protein yang tinggi. Rata – rata kandungan protein kedelai berkisar pada 35%. Pada kedelai lokal varietas unggulan, kandungan protein dapat mencapai 40an%. Menurut DR Susianto, kandungan protein dalam kedelai lebih tinggi dibanding sumber protein hewani seperti pada telur yang berkisar 12 – 13%, lalu pada ikan 16 – 23%, dan daging 9 – 21%.

Menurut klubpompi.pom.go.id, tempe mengandung 8 asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Asam amino esensial merupakan senyawa penting yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh, tetapi harus didapatkan melalui asupan makanan. Asam amino ini diperlukan untuk menjaga pertumbuhan tubuh.

Pada tahun 2014, penelitian yang berjudul Appetite Control And Biomarkers Of Satiety With Vegetarian (Soy) And Meat-Based High-Protein Diets For Weight Loss In Obese Men A Randomized Crossover Trial, 20 orang dengan kelebihan berat badan melakukan diet tinggi protein. Setelah 2 minggu diperoleh bahwa diet kaya protein dengan protein kedelai memberikan hasil yang sama dengan diet protein daging. Diet yang dilakukan mampu penurunan berat badan, penurunan rasa lapar dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Kalsium Pada Tempe

Kalsium adalah jenis mineral yang sangat penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan gigi serta tulang. Umumnya kita mengenal kalsium berasal dari susu, sehingga kita sering melihat iklan susu tinggi kalsium untuk menjaga kesehatan tulang. Menurut DR Susianto, dalam 100gr tempe, terdapat 129 mg kalsium. Jumlah ini lebih tinggi dari kalsium dalam 100gr susu yang hanya 118mg. Sementara untuk daging seperti daging ayam, kambing, dan sapi hanya terdapat kandungan kalsium di kisaran 11 – 14 mg dalam 100gramnya.

Penelitian yang dilakukan oleh Haron et all (2010) menujukkan bahwa kalsium dalam tempe juga diserap seperti kalsium dalam susu sehingga membuatnya dapat menjadi pilihan yang sangat baik untuk meningkatkan asupan kalsium. Selain itu, bagi orang yang memiliki alergi laktosa pada susu sapi, maka mengkonsumsi tempe dapat menjadi sumber alternatif asupan kalsium bagi tubuh.

Zat Besi Pada Tempe

Zat besi adalah suatu zat dalam tubuh manusia yang erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan. Dalam tubuh manusia zat besi memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut electron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel. Pada penelitian Lonnerdal disebutkan bahwa zat besi akan lebih mudah diserap dalam bentuk feritiin. Feritin ternyata dapat dijumpai pada kacang kedelai.

Menurut KlikDokter.Com, pada penelitian yang dilakukan oleh Macfarlene yang membandingkan antara kandungan penyerapan zat besi pada makanan dari kacang kedelai yang difermentasi dan yang tidak difermentasi ternyata hasilnya penyerapan zat besi ditemukan jauh lebih baik pada makanan kacang kedelai yang difermentasi seperti tofu, tempe, dan tahu.

Menurut DR Susianto, dalam 100gr bahan makanan, bayam memiliki kandungan zat besi tertinggi 12.3mg, sementara di posisi kedua ada pada tempe yang sebesar 10mg. Zat besi pada tempe ini lebih tinggi daripada pada protein hewani seperti daging ayam, kambing, dan sapi. Zat besi pada tempe 7x lebih besar daripada daging ayam, 10x lebih besar daripada daging kambing, dan 4x lebih besar daripada daging sapi.

Sumber Gambar Header

https://img.theculturetrip.com/768x//wp-content/uploads/2017/12/tempeh-1343291_1280.jpg

Artikel ini pernah di muat di : http://pekakekal.org/20-kolom-akademisi/139-kedelai-dan-tempe-sebagai-sumber-nutrisi-untuk-gaya-hidup-sehat pada tanggal 10 Juli 2018

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp