Setiap Denyutnya adalah Kehidupan

Kita semua menyadari bahwa jantung merupakan organ penanda kehidupan, tanpa denyutnya maka dapat dipastikan bahwa kehidupan tidak lagi ada bersama kita, bagaimana bisa? Secara ringkas, terhentinya denyut jantung adalah disebabkan karena terbentuknya plak pada pembuluh darah dan jika plak tersebut semakin menumpuk dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah yang akan menghambat pasokan darah ke jantung, kemudian akhirnya jantung tak lagi mampu memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga terjadilah apa yang disebut dengan serangan jantung.

Lebih detail dapat dijelaskan bahwa penumpukan plak pada pembuluh darah diawali oleh hadirnya kolesterol jahat (LDL : Low Density Lipoprotein) yaitu lemak dalam darah yang diikat oleh protein dan menumpuk di dinding sebelah dalam pembuluh darah, kemudian mengalami oksidasi oleh radikal bebas dan menyebabkan terjadinya iritasi pada dinding pembuluh darah, sehingga memicu adanya respon peradangan, Salah satu sel-sel radang itulah yang merupakan awal mula terjadinya plak.

Jika dirunut dengan cermat, maka dapat terlihat bahwa lemak memiliki kesan yang tidak baik bagi kesehatan jantung, sekalipun di sisi lain lemak juga dibutuhkan oleh tubuh. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai langkah untuk menjaga dan memelihara jantung agar tetap dapat berdenyut dengan baik :
1. Menghindari makanan cepat saji atau yang serba instan karena selain berkalori tinggi, juga cenderung mengandung kadar garam yang tinggi. Batasi asupan garam tidak lebih dari 5 – 6 gram per hari.
2. Melakukan olah raga secara rutin dan teratur 3-7 kali seminggu, tidak merokok aktif maupun pasif, tidak minum alkohol, membatasi konsumsi minuman bersoda, perbanyak minum air putih.
Menerapkan pola hidup sehat dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung sampai 82%. Orang berusia 70-90 tahun yang membiasakan diri hidup secara sehat dapat menurunkan risiko kematian akibat jantung sebesar 66%.
3. Menjaga kebersihan gusi dan gigi. Penyakit gusi telah dikaitkan menjadi penyebab pengerasan arteri dan serangan jantung. Bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi bisa berisiko memicu peradangan yang berakibat meningkatnya risiko penyakit jantung. Sikatlah gigi secara teratur 2 – 3 kali sehari dan pastikan gigi dalam keadaan bersih sebelum berangkat tidur.
4. Membatasi konsumsi gula. Sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa asupan gula berlebih bisa memicu risiko tekanan darah tinggi, dikatakan bahwa tekanan darah tinggi bukan hanya berkaitan dengan membatasi asupan garam, tetapi juga membatasi asupan gula.
5. Berlibur ke tempat yang cerah.Berlibur ke suatu tempat yang kaya sinar matahari bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh.Sinar matahari bermanfaat untuk mengubah kadar oksida nitrat yang berfungsi meregangkan pembuluh darah serta membantu penurunan tekanan darah. Berlibur ke tempat yang cerah memang perlu dilakukan tetapi jangan terlalu sering,karena terlalu sering berjemur di bawah sinar matahari dapat mendatangkan risiko radikal bebas.
6. Tidak menunda buang air kecil. Kandung kemih yang terlalu penuh, berisiko timbulnya penyakit jantung, jantung berdetak lebih cepat dan menempatkan tekanan yang tidak perlu pada arteri koroner, sehingga memicu kontraksi.
7. Menghindari duduk terlalu lama. Duduk selama 8 jam sehari berakibat meningkatnya risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes sebesar 40 %. Seorang profesor ilmu olah raga terapan di Chester University menyarankan agar tidak duduk lebih dari 4 jam, maksimal duduk adalah 2 jam, diselingi berdiri selama 30 menit.
8. Konsumsi makanan sehat untuk mencegah penyakit jantung. Ada senyawa yang dapat berfungsi untuk menguatkan jantung dan membantunya berkerja dengan kuat yaitu senyawa fitonutrien yang terdapat pada sayur dan buah. Senyawa ini melindungi tumbuhan dari kuman, jamur, dan hama pengganggu, namun bagi manusia senyawa ini dapat membantu tubuh bekerja dengan baik.
Makanan yang mengandung fitonutrien antara lain adalah kacang-kacangan, biji-bijian utuh (gandum,beras merah, jagung), apel, bawang, anggur, kubis, buah beri (blueberry, strawberry, raspberry, dan blackberry), dan teh hijau (jangan lebih dari 5 cangkir sehari).

Jantung oh jantung…
jaga dan pelihara dengan baik,
atur pola makan aman,
tata pola hidup sehat,
jangan jadikan penyesalan di kemudian hari,
sebab setiap denyutnya adalah nafas kehidupan..

Sotja Prajati 73
Referensi :
Lifestyle.okezone.com
Resepkoki.id
Sumber gambar : https://www.aliceandlouisecater.com/penyakit-jantung-menyerang-segala-rentang-usia/

Bagikan
  • 2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp