Air Rebusan Ulang, Amankah?

Merebus air merupakan kegiatan yang sangat umum kita lakukan, baik untuk menyeduh teh, kopi, dan berbagai minuman lain, maupun untuk keperluan memasak. Terkadang volume air yang kita rebus melebihi takaran yang kita butuhkan, sehingga biasanya terdapat sisa rebusan air yang dibiarkan tetap berada di dalam wadah (panci/ceret), dengan maksud dapat direbus ulang lagi.

Perlu diketahui, bahwa air, khususnya air tanah (air yang tidak melalui proses penyulingan), kaya akan kandungan mineral, gas alam, dan zat-zat kimia yang akan mengalami proses perubahan setelah direbus. Hal ini sangat berbeda dengan air suling yang cenderung stabil, tidak mengalami perubahan sifat saat perebusan.

Fungsi perebusan air tanah adalah untuk mencegah penyakit akibat bakteri patogen. Bakteri patogen yang biasanya terkandung pada air tanah adalah E. coli. Bakteri ini dibunuh dengan perebusan karena E. coli tidak dapat bertahan pada suhu 100 derajat celcius atau lebih. Penyakit yang biasa disebabkan oleh bakteri patogen ini adalah diare.

Mengingat hal ini, maka air tanah memang perlu direbus. Air tanah tidak boleh dikonsumsi dalam keadaan mentah. Namun apabila yang direbus adalah air tanah yang telah mengalami proses perebusan, alih-alih dapat mencegah penyakit, air ini malah dapat mengandung zat-zat baru yang beracun dan berbahaya seperti nitrat, arsenik, dan fluoride. Nitrat bisa berubah menjadi nitrosamine ketika terpapar suhu tinggi. Nitrosamine merupakan zat yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker). Arsenik dapat memicu penyakit jantung serta gangguan saraf. Untuk fluoride, zat tersebut dapat menganggu sistem saraf.  Sedangkan kandungan mineral dalam air tanah yang direbus ulang itu sendiri juga dapat menyebabkan gangguan ginjal atau batu empedu.

Mengingat adanya masalah yang mungkin ditimbulkan dan dapat membahayakan kesehatan tubuh, maka sebaiknya kita menghindari konsumsi air rebusan ulang, khususnya air tanah. Sedangkan untuk air yang telah mengalami proses penyulingan, tentunya sudah tidak mengandung zat-zat yang berbahaya, seperti nitrat, arsenik, dan lain-lain, sehingga aman untuk dikonsumsi meskipun direbus ulang. Sotja Prajati 73

 

Referensi:

www.healthy-holistic-living.com/reboiled-water-causes-cancer

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp