Halal bi Halal Kagamatp UGM

Halal bi Halal diartikan sebagai hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Halal bi Halal berasal dari Bahasa Arab yang tidak berdasarkan gramatikanya yang benar sebagai pengganti istilah silaturrahmi.

Istilah Halal bi Halal secara sederhana bisa dimaknai sebagai “thalabu halal bi thariqin halal”; mencari kehalalan dengan cara yang halal. Bisa pula dimaknai sebagai “al-halal yujza’u bi halal”; kehalalan dibalas pula dengan kehalalan.

Dalam tinjauan hukum fikih, kata “halal” adalah lawan dari “haram”. Halal bi Halal bisa dimaknai sebagai usaha untuk menjadikan berbagai hal yang haram dan berakibat dosa serta membuat hubungan tidak baik dengan orang lain, menjadi halal dan memperbaiki hubungan dengan jalan mohon maaf.

Secara bahasa, kata halal bisa memiliki berbagai makna, antara lain: menyelesaikan masalah, meluruskan benang kusut, melepaskan ikatan, mencairkan yang beku, dan membebaskan sesuatu. Jika langsung dikaitkan dengan kata dzanbin; “halla min dzanbin”, akan berarti mengampuni kesalahan.

Dengan demikian, Halal bi Halal akan menjadi suatu aktivitas yang mengantarkan pelakunya untuk menyelesaikan masalah dengan keluarga, saudara, sahabat, kolega dan manusia pada umumnya. Selain itu, HBH juga berupaya menjernihkan hubungan kekeluargaan, persahabatan, pertemanan yang sudah mulai kusut. HBH juga upaya menghapuskan serta membersihkan dosa dari keluarga, teman, saudara dan manusia pada umumnya dengan jalan saling memaafkan. HBH juga usaha mencairkan hubungan yang sudah mulai membeku sehingga menjadi segar dan harmonis kembali.

Banyak hadits Nabi mengajarkan kepada kita agar selalu menyambung silaturahim, dan tidak memutuskannya. Nabi Saw bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka sambunglah tali silaturrahmi” (HR. Al-Bukhari). Demikian pula sabdanya, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali persaudaraan” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Nah, bagaimana dengan anda?
Semoga kita diluaskan rejeki dan dipanjangkan umur….
Kami mengharapkan kehadiran anda untuk bersilaturahmi dan melepaskan kangen pada :

HBH Kagamatp UGM

Hari : Sabtu, 29 Juni 2019
Jam : 09.00 wib – selesai
Tempat : Auditorium Kamarijani-Soenjoto FTP UGM

Nb.
Kuota : 350 orang (terdaftar 60 orang)
Biaya : Rp 50.000/orang,
dibayarkan melalui transfer ke:
No rek BCA an Siti Rahayu MS Ir.
169 025 2445
Konfirmasi pendaftaran dan pembayaran ke WA Admin (Yuli) 081227492128
Batas waktu pembayaran 22 Juni 2019 jam 00.00.

An. Panitia

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp