Masa sih durian mengandung kolesterol?

Durian (Durio zibentinus) dijuluki raja buah. Sangat pantas julukan itu, karena buah ini perlu waktu lama untuk budidayanya, berukuran besar, menakutkan duri-duri di kulitnya, baunya menggiurkan untuk pemujanya dan memualkan untuk “haters”nya. Dan menakutkan untuk orang yang paranoid pada nutrisinya. Hahahaha….Persis karakter raja kan?

Durian. Buah endemik asli Kalimantan. Buah ini sudah sangat terkenal sejak jaman kerajaan-kerajaan Nusantara. Terbukti dengan relief yang dipahatkan pada salah satu dinding candi Borobudur.

Varietas durian di Indonesia sangat banyak dan enak-enak rasanya.

Sayang sekali Indonesia belum memuliakan tanaman keren ini sebagai komoditas komersial. Kita yang punya kekayaan plasma nuftahnya, malah memuja durian monthong Thailand yang rasanya seperti singkong rebus beraroma durian….. Hiiihhh…Orang Indonesia kadang sangat menggemaskan dalam hal ini.

Durian, seperti produk nabati lain, tidak mengandung kholesterol. Lemak dalam buah durian adalah lemak tak jenuh dengan rantai tunggal, yang justru baik bagi tubuh dan menormalkan kadar kholesterol. Kholesterol yang diparanoidkan itu lazim ada di produk hewani, namun blaaass tidak ada di produk nabati

Baca juga : Santan mengandung kholesterol tinggi?

Beberapa orang merasa tidak enak badan setelah makan durian, kemungkinan karena kadar gula durian cukup tinggi sehingga berpengaruh signifikan terhadap kenaikan kadar gula darah. Juga untuk orang dengan kecenderungan bermasalah dengan maagh dan gastritis sebaiknya membatasi diri karena fermentasi dari buah durian menghasilkan kadar alkohol yang tinggi.

Faktanya untuk orang sehat, durian itu tidak perlu ditakutkan. Aman, enak dan lezat’

Kadar serat durian sebesar 3,8 persen, baik untuk kesehatan pencernaan. Kadar k Amanalium yang tinggi (436 mg/100gram daging buah) baik untuk kesehatan cardiovascular dan keseimbangan tekanan darah.
Durian juga mencegah penuaan karena kaya antioksidan (asam kafeat, aku dan quercetin). Durian juga merupakan pangan sumber vitamin C, thiamin, B6, asam folat, ribotlavin dan niacin.

Sooo… Nikmat buah aseli  Indonesia manalagi yang ingin engkau ingkari?

Durian Indonesia menunggu tangan dan kreativitas kita, untuk membudidayakan, mengolah dan membrandingnya.

Jangan kalah dengan Thailand dan Malaysia dong.
Durian, jangan kau anggap berbahaya, karena buah ini karunia Tuhan untuk Indonesia.

Sumangga…

Penulis : Endang Wahyuningsih, FTP 83

Foot Note:

Temukan berbagai makanan aman dan sehat di https://www.tokopedia.com/tepeugm diproduksi oleh alumni Fakultas Teknologi Pertanian UGM

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp