Faktor Pendukung Keamanan Pangan (Bagian 3: Penyediaan Air)

Air merupakan komponen utama didalam proses pengolahan pangan, bahkan air juga merupakan sumber utama kontaminasi. Air mudah tercemar mikroorganisme yang berasal dari tanah, kotoran, feses manusia, hewan, dll. Setiap pengelola bisnis makanan harus memikirkan sumber air yang akan digunakan untuk proses pengolahan pangan dan fasilitas lainnya.

Sumber air harus memenuhi persyaratan kualitas sebagai air bersih dan /atau air minum, serta kuantitas untuk memenuhi seluruh kebutuhan proses produksi. Sarana pembersihan harus dilengkapi dengan sumber air bersih. Air panas dapat digunakan untuk membersihkan peralatan tertentu, terutama berguna untuk melarutkan sisa-sisa lemak dan tujuan disinfeksi, bila diperlukan.

Di dalam pengendalian proses, Persyaratan Air berdasarkan CPPB-IRT adalah sebagai berikut:
(1) Air yang merupakan bagian dari pangan seharusnya memenuhi persyaratan air minum atau air bersih sesuai peraturan perundang-undangan;
(2) Air yang digunakan untuk mencuci/kontak langsung dengan bahan pangan, seharusnya memenuhi persyaratan air bersih sesuai peraturan perundang-undangan;
(3) Air, es dan uap panas (steam) harus dijaga jangan sampai tercemar oleh bahan-bahan dari luar;
(4) Uap panas (steam) yang kontak langsung dengan bahan pangan atau mesin / peralatan harus tidak mengandUng bahan-bahan yang berbahaya bagi keamanan pangan; dan
(5) Air yang digunakan berkali-kali (resirkulasi) seharusnya dilakukan penanganan dan pemeliharaan agar tetap aman terhadap pangan yang diolah.

Endang S Rahayu 73
Sumber gambar: http://pipaku.com/author/pipaku/

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp