Kunyit Asam Solo

Kunyit asam adalah minuman ringan yang populer di Jawa dan Bali. Minuman terbuat dari parutan kunyit dan asam Jawa yang bisa ditambah dengan jeruk nipis. Tidak hanya menyegarkan, minuman ini juga menyehatkan karena diduga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan.

Bahan dasar yang diperlukan untuk membuat kunyit asam Solo

Cara membuat:
• Masak air sampai mendidih, masukkan semua bahan. Didihkan kembali sampai semua bahan larut/ hancur, angkat, dinginkan.
• Saring dengan kain penyaring yang halus, sambil tekan-tekan sampai tinggal ampasnya.
• Setelah dingin kemas dalam botol dan masukkan ke lemari pendingin. Hidangkan dingin.

Keamanan pangan untuk kunyit asam Solo

Kunyit asem Solo termasuk kategori minuman ringan, dan karena minuman ini tergolong minuman yang asam maka memiliki potensi bahaya yang relatif rendah. Namun demikian, keamanan pangan minuman ini tetap akan dibahas.

Identifikasi bahaya yang mungkin muncul
Minuman yang dibuat dengan bahan dasar kunyit dan asam justru memiliki potensi sebagai anti-bakteri. Sehingga potensi bahaya mikrobiologis yang berasal mikroorganisme bawaan bahan dasar, termasuk yang dibawa air, telah dapat diatasi, dikarenakan cara membuat minuman ini adalah dengan merebus air bersama kunyit dan bahan lainnya. Potensi bahaya yang perlu mendapat perhatian adalah bahaya mikrobiologis yang berasal dari kontaminasi silang pasca pengolahan bahan. Kaidah-kaidah sanitasi, higiene dan pengolahan pangan yang baik harus diterapkan untuk mendukung keamanan mangan minuman kunyit-asam ini.

Cara pencegahan agar bahaya tidak muncul

Pembelian bahan dasar
Pemilihan bahan dasar yang baik adalah tetap merupakan persyaratan utama di dalam proses pengolahan kunyit asam Solo. Air sebagai bahan dasar utama harus memiliki persyaratan sebagai air minum. Kunyit dipilih yang utuh, tidak busuk dan tidak berjamur. Asam dipilih yang tidak berjamur. Gula dipilih yang kering dan tidak tercampur dengan bahan lain.

Penanganan, persiapan, pemasakan, pengemasan
Bahan dasar (kunyit) dikupas dan dicuci sampai bersih kemudian diparut. Asam dihilangkan bijinya. Perebusan yang dilakukan selama proses pembuatan kunyit asam yang ditujukan untuk mengekstrak kunyit dapat membunuh berbagai jenis mikroorganisme yang terbawa oleh bahan dasar (termasuk air). Setelah perebusan dilakukan penyaringan untuk memisahkan padatan yang tidak terlarut dilanjutkan dengan pengemasan (dalam botol atau gelas plastik) atau langsung disajikan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah mencegah kontaminasi silang agar minuman kunyit asam tetap dalam kondisi aman sampai dengan saat dikonsumsi. Proses penyaringan dan pengemasan berpotensi terjadinya kontaminasi silang, sehingga beberapa hal perlu diperhatikan.

Peralatan untuk menyaring, wadah yang digunakan untuk mengemas atau menyajikan kunyit asam Solo harus bersih dan kering. Dihindari kontak antara atara tangan karyawan dengan minuman. Lingkungan harus dijaga kebersihannya. Kalau dilakukan pengemasan dalam botol/gelas plastik harus dilakukan seaseptis mungkin. Setelah produk dikemas segera dilakukan penyimpanan dingin.

Kunyit asam Solo walaupun memiliki potensi bahaya rendah, bukan produk yang steril, sehingga setelah pemasakan dan penyaringan tetap saja mengandung bakteri yang tahan panas atau yang berasal dari lingkungan yang kontak langsung dengan produk (peralatan), sehingga saat produk berada di suhu kamar, bakteri mulai mengalami pertumbuhan, hanya saja yang mampu tumbuh adalah bakteri yang tahan asam, dan pertumbuhannya juga lambat. Sehingga minuman ini juga sudah tidak layak dikonsumsi pada hari berikutnya, kecuali dilakukan penyimpanan dingin.

Resep oleh: Siti Rahayu 73 dan Lidia Ratna H
Endang S Rahayu 73
Sumber gambar:https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/berbagai-manfaat-kunyit-asam/

Bagikan
  • 5
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp