Tips Membuat Laksa Bogor

Laksa bogor merupakan sayur berbasis ayam dan udang yang dimasak dengan berbagai bumbu dan santan. Cita rasa yang khas berasal dari perpaduan rasa antara ayam dan udang. Masakan ini merupakan masakan khas dari kota Bogor, yang dibuat dengan bahan dasar berikut ini.

Bahan dasar yang diperlukan untuk membuat laksa Bogor
Bahan utama:
• Ayam (potongan) 3 potongan (400 g)
• Udang jerbung, dikupas, disisakan ekor 150 g
• Kaldu ayam (dari rebusan tulang ayam) 750 ml
• Santan dari ¼ butir kelapa 250 ml

Bumbu-bumbu:
• Sereh, diambil putihnya, dimemarkan 2 batang
• Daun jeruk, dibuang tulangnya 5 lembar
• Bawang merah 8 butir
• Bawang putih 2 siung
• Kunyit, dibakar 3 cm
• Jahe 2 cm
• Ketumbar ½ sdm
• Merica ½ sdt
• Jintan ¼ sdt
• Cabai merah keriting 4 buah
• Terasi, dibakar 1 sdt
• Garam 1 sdm
• Gula pasir 2 ½ sdt
• Minyak untuk menumis 2 sdm

Bahan pelengkap:
• Soon secukupnya
• Taoge secukupnya
• Kol secukupnya
• Daun bawang, diiris untuk taburan 1 batang
• Seledri, diiris untuk taburan 2 tangkai

Cara membuat:
• Cuci bumbu-bumbu, haluskan, lalu tumis sampai matang
• Cuci ayam dan udang lalu rebus sampai matang, saring kaldu dan pisahkan ayam dan udangnya.
• Potong dan suwir daging ayam.
• Masak kaldu dan tambahkan bumbu yang sudah di tumis, santan, sereh, daun jeruk, garam dan gula sesuai selera.
• Rebus soon lalu tiriskan. Demikian juga dengan taoge dan irisan kol, sisihkan.
• Cuci daun bawang dan seledri, iris dan sisihkan
• Cuci dan iris bawang merah, lalu goreng dan tiriskan.
• Sajikan

Keamanan pangan untuk laksa Bogor
Laksa Bogor merupakan sayur berbasis ayam dan udang yang dimasak dengan berbagai bumbu dan santan. Walaupun ayam dan udang merupakan sumber cemaran bakteri, termasuk patogen, namun proses pemanasan mampu membunuh bakteri yang berasal dari bahan dasar, sehingga sayur laksa Bogor apabila dikonsumsi segera setelah selesai dimasak dipastikan aman. Namun demikian, apabila penanganan masakan ini tidak tepat, dan terjadi kontaminasi silang pasca pengolahan, maka masakan berkuah yang berbasis ayam dan udang inipun juga bisa berubah menjadi tidak aman.

Identifikasi bahaya yang mungkin muncul
Laksa Bogor yang berkuah memiliki risiko tinggi apabila tidak ditangani dengan baik. Potensi bahaya yang diperkirakan muncul adalah bahaya mikrobiologis, dengan cemaran yang berasal dari bahan dasar, terutama ayam dan udang. Bahan hewani ini merupakan sumber patogen baik Salmonella ataupun Vibrio. Dengan pemasakan yang sempurna, bakteri (termasuk apabila ada patogen) yang berasal dari semua bahan dasar akan mati, sehingga risiko bahaya ini menjadi rendah. Bahaya mikrobiolgis berikutnya adalah apabila terjadi kontaminasi silang pasca pengolahan. Sumber cemaran bisa dari mana saja. Sumber cemaran bisa dari peralatan atau lingkungan yang kurang bersih. Karyawan yang tidak mengindahkan kebersihan dan kesehatan diri. Masakan berkuah ini merupakan sumber nutrisi yang cocok untuk bakteri. Sehingga apabila terjadi kontaminasi silang, bakteri dari lingkungan mencemari makanan, dan masakan ini dibiarkan berjam-jam di meja makan, maka bakteri (patogen) segera tumbuh dengan baik. Apabila cemaran merupakan patogen atau menghasilkan toksin, maka bisa jadi masakan ini menjadi tidak aman untuk dikonsumsi.

Cara pencegahan agar bahaya tidak muncul
Pembelian bahan dasar
Keamanan pangan untuk laksa Bogor diawali dengan pemilihan bahan dasar yang baik, terutama daging ayam dan udang, harus dipilih yang masih segar, ditandai dengan bau, warna, tekstur yang normal.

Penanganan dan persiapan
Penanganan daging ayam dan udang saat sampai dapur (setelah dari pasar) juga harus benar, segera dibersihkan, apabila terjadi penundaan proses masak, maka ayam dan udang harus disimpan dingin. Ayam dan udang merupakan sumber cemaran bakteri, termasuk patogen Salmonella pada ayam dan Vibrio pada udang, sehingga harus ditangani dengan tepat dan cepat.

Pemasakan
Proses pemasakan akan mematikan seluruh bakteri termasuk patogen yang berasal dari ayam, udang, santan maupun bahan lainnya (bumbu-bumbu). Tahapan ini disebut sebagai tahapan yang paling penting untuk membunuh bakteri yang ada, sehingga harus dilakukan dengan tepat. Perlu dipastikan bahwa seluruh bahan yang diolah telah matang.

Penyajian
Penyajian laksa Bogor agar tetap aman dikonsumsi, harus mengikuti kaidah-kaidah keamanan pangan. Persyaratan sanitasi dan higiene, serta pengolahan pangan yang baik harus diikuti. Harus dihindari terjadinya kontaminasi silang pasca pengolahan. Peralatan saji, lingkungan harus bersih. Demikian pula, karyawan harus memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri, Sebaiknya masakan segera dikonsumsi.

Pemanasan ulang
Dihindari untuk meningggalkan makanan berjam-jam di meja makan. Namun apabila hal ini terjadi, untuk memastikan bahwa makanan tetap aman, maka sebelum dikonsumsi masakan dipanaskan terlebih dahulu, atau apabila ragu-ragu, tidak dikonsumsi.

Resep oleh : Siti Rahayu 73 dan Lidia Ratna Handayani
Endang Sutriswati Rahayu 73
Sumber gambar: http://www.foodadvisor.my/best-laksa-melaka

Bagikan
  • 9
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp