Kontroversi Garam

Garam merupakan unsur penting dalam makanan, sebagai zat yang dapat menimbulkan rasa lezat,sehingga banyak orang berpendapat bahwa lebih mudah melakukan diet gula daripada diet garam, karena tanpa garam semua rasa makanan menjadi hambar. Akan tetetapi amankah mengonsumsi garam tanpa batasan?

Peran garam bagi kesehatan manusia memang sering membuat kontroversi, hal ini dikarenakan di satu sisi terlalu banyak mengonsumsi garam dapat mengakibatkan pengaruh buruk bagi kesehatan,namun di sisi lain kekurangan garam juga dapat menimbulkan masalah yang merugikan kesehatan.

Konsumsi garam secara berlebihan dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah, serta peningkatan risiko penyakit jantung. Adapun kekurangan garam dapat meyebabkan penyakit gondok, menjadi pelupa, sakit kepala, mual, kejang, bahkan pingsan.Seberapa pentingkah garam bagi tubuh manusia?

Garam merupakan mineral penting yang berperan menjaga keseimbangan cairan dalam sel. Mineral ini juga membantu mendukung kesehatan saraf dan fungsi otot, juga mendukung terjadinya perubahan hormon, terjadinya kesalahan dalam melakukan diet, penggunaan obat-obatan tertentu (obat anti depresan, diuretik, dan obat-obatan anti nyeri), serta membantu para penderita penyakit yang kekurangan natrium (garam) dalam darah. Kondisi ini disebut Hiponatremia, yaitu ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi karena tingkat natrium darah berada di bawah 135 m Eq / L.

Hiponatremia dapat menyebabkan kantuk, kelelahan, dan kebingungan, juga dapat memperlambat pikiran (telat mikir), serta menyebabkan masalah terhadap memori sehingga membuat sesorang menjadi pelupa. Semakin bertambah usia semakin besar risiko mengalami hiponatremia. Tetapi tidak berarti bahwa jika kita di usia tua sering lupa diperkenankan melakukan pengobatan sendiri dengan meningkatkan asupan garam, karena kehilangan memori dapat berasal dari berbagai sebab, sehingga perlu mendapatkan diagnosis yang akurat dari dokter ahli.

Menurut dokter Susan Jebb seperti yang dikutip Timesonline, dikatakan bahwa konsumsi garam yang direkomendasikan untuk orang dewasa sebesar 6 gram (kadar natrium sekitar 2300 mg) per hari, dapat mengurangi risiko stroke 13 % dan penyakit jantung 10 %.
Pakar kesehatan memberikan rekomendasi penggunaan garam berdasarkan usia sebagai berikut :
6 – 12 bulan : 1 gram / hari ((kurang dari 1/4 sendok teh)
1 – 3 tahun : 2 gram / hari
4 – 6 tahun : 3 gram / hari (1/2 sendok teh)
7 – 10 tahun : 4 gram / hari
11 – 14 tahun : 5 gram / hari
Dewasa : 6 gram / hari (1 sendok teh)

Menurut data dari American Heart Association,jumlah Natrium berdasarkan banyaknya garam per sendok teh,adalah :
1/4 sendok teh : 575 mg Na
1/2 sendok teh : 1.150 mg Na
3/4 sendok teh : 1.725 mg Na
1 sendok teh : 2.300 mg Na

Garam….
merupakan ‘bumbu penting’ dalam kehidupan,
juga ‘unsur penting’ bagi kesehatan,
asalkan pemanfaatannya sesuai takaran…..

Sotja Prajati 73
Referensi :
Timeson Line
American Heart Association
Sumber gambar : http://www.enzolifesciences.com/science-center/technotes/2018/february/a-high-salt-diet-causes-dementia/

Bagikan
  • 7
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp