Prime Time

Kondisi kesehatan seseorang sangat ditentukan oleh pola makan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, selain harus cermat dalam memilih makanan yang memiliki kadar gizi seimbang, ada baiknya juga mempertimbangkan frekuensi serta waktu yang tepat untuk menyantap makanan.

Seorang pakar kesehatan dari University of California, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa meskipun seseorang sudah mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, namun jika memakannya sampai 5 atau 6 kali dalam sehari, maka justru akan beresiko terkena masalah kesehatan. Hal ini disebabkan karena tubuh kita tidak didesain untuk makan sepanjang waktu.

Dikatakan bahwa sebaiknya makan 3 kali sehari, diselingi konsumsi camilan diantaranya, tapi camilannya juga harus yang sehat, karena jika camilannya tidak sehat, akan meningkatkan resiko terkena berbagai penyakit berbahaya, seperti diabetes dan penyakit jantung. Camilan yang disarankan adalah yang tidak lebih dari 100 kalori, seperti buah-buahan yang memang kaya akan gizi serta menyehatkan.

Penelitian yang dilakukan di University of Pennsylvania, menggunakan dua kelompok partisipan, kelompok pertama diminta untuk makan 3 kali sehari antara jam 8 pagi dan jam 7 malam, selama 8 pekan, sementara itu kelompok kedua diminta makan dari tengah hari sampai jam 11 malam.

Hasilnya kelompok partisipan yang pertama, yang makan pada durasi waktu jam 8 pagi sampai jam 7 malam, cenderung mampu menurunkan berat badan dengan baik, dan mengalami perbaikan kondisi kolesterol, trigliserida, serta kadar gula darah. Hal sebaliknya tidak terjadi pada kelompok partisipan yang kedua.

Seorang pakar kesehatan menyebutkan bahwa waktu makan yang lebih dekat dengan waktu tidur, cenderung berpengaruh buruk bagi sistem metabolisme tubuh, hal ini berimbas pada terganggunya ritme tubuh saat memproduksi hormon dan akhirnya memicu kegemukan.

Selain makan, tubuh yang sehat juga harus mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari, tidak hanya sekedar untuk menghilangkan rasa haus, namun juga untuk mencegah datangnya dehidrasi. Air putih juga bisa mendukung kinerja berbagai sistem yang ada dalam tubuh.

Pakar kesehatan menyebutkan, walau secara umum kita dianjurkan untuk minum 2 liter setiap hari,ternyata ada jam-jam tertentu bagi kebutuhan air putih tersebut dapat terpenuhi, yaitu :

  • Jam 8 pagi atau saat bangun tidur, minum 2 gelas air putih saat perut dalam keadaan kosong, membantu pembersihan saluran pencernaan dan mengembalikan kondisi tubuh yang terkena dehidrasi karena tidak ada asupan air selama waktu tidur.
  • Jam 11 siang, segelas air putih sebelum menyantap makan siang, mencegah konsumsi makanan berlebihan serta membuat perut lebih baik dalam mencerna makanan dan menyerap gizi
  • Jam 1 siang, minum 2 gelas air putih setalah menyantap makan siang, tetapi tidak perlu dilakukan sekaligus meminumnya, bisa membuat perut terasa tidak nyaman, lakukanlah secara bertahap, agar pencernaan makanan dapat lancar, serta mencegah datangnya dehidrasi dan menahan keinginan untuk memakan camilan atau ngemil.
  • Jam 4 sore, minum air sekitar 700 ml untuk mencegah dehidrasi.
  • Jam 8 malam, minum 2 gelas air putih, masing-masing untuk sebelum dan sesudah makan malam, serta juga segelas air sebelum tidur. Jika perlu bisa mengonsumsi minuman yang menyegarkan seperti infused water yang kaya akan gizi yang baik bagi tubuh.

Selalu melakukannya di saat yang tepat,
merupakan suatu upaya yang akurat,
untuk mewujudkan tubuh yang sehat

Sotja Prajati 73

Referensi :

Brilio.net

Lifestyle.kompas.com

Detik.com

Dokter Sehat – Informasi Kesehatan

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp