Kopi Arang Siapa Larang

Bagi para penikmat kopi, tentu pernah mencoba kopi yang berasal dari berbagai negara, berbagai daerah, dan dengan berbagai varian kopi yang memiliki cita rasa memikat. Bahkan banyak pecandu kopi yang merasa belum semangat beraktivitas sebelum menyruput secangkir kopi. Diantara berbagai macam jenis minuman kopi yang beragam, sudah pernahkah anda mencoba kopi arang? Amankah mengonsumsi kopi arang?

Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa arang yang digunakan untuk campuran minuman adalah arang (charcoal) dengan jenis tertentu, yang terbuat dari beberapa jenis kayu, sabut kelapa, atau bahkan batubara, yang dipanaskan sehingga mengembang seperti spons. Nama lain produk ini adalah norit. Arang yang dicampurkan dengan air atau minuman ini akan bersifat arang aktif (activated charcoal) dan memiliki khasiat bagi tubuh, yaitu mampu menekan berbagai jenis racun keluar dari dalam tubuh.

Satu fakta menarik dari kopi arang ini adalah bahwa arang ini dapat mengatasi masalah keracunan makanan yang disebabkan oleh terjadinya gas yang berlebihan dalam usus, serta gangguan kesehatan akibat overdosis obat, ataupun kolesterol yang tinggi.

Jika kita mengonsumsi minuman bercampur arang pada waktu yang tepat, yaitu saat bangun tidur dalam keadaan perut masih kosong, atau saat sebelum tidur, maka kita bisa memperoleh manfaat yang besar, yaitu dengan banyaknya racun yang dapat dikeluarkan dari dalam tubuh, karena racun terserap arang dan arang keluar bersama feses.

Belakangan ini banyak produsen minuman dan kosmetik yang menggunakan arang sebagai bahan campuran produknya. Seperti halnya di Yogyakarta, dikenal minuman KOPI JOSS, kopi yang dihidangkan dengan cara unik yaitu dengan memasukkan arang aktif yang masih membara ke dalam seduhan kopi, sehingga menimbulkan bunyi ‘joss’. Kopi arang memiliki kelebihan, karena arang panas dapat menyerap polutan yang ada dalam seduhan kopi sehingga efek samping kopi menjadi berkurang.  Kopi ini termasuk jenis kuliner yang dicari para wisatawan yang datang ke Jogja.

So …. bagi para penikmat kopi yang belum pernah mencoba kopi arang, silahkan buktikan sensasi ‘joss’ yang ditimbulkan kopi joss Jogja ini! Sotja Prajati 73

 

Referensi:

Lempang, M. 2014. Pembuatan dan Kegunaan Arang Aktif. Info Teknis Eboni. Vol 11(2) : 65-80.  Balai Penelitian Kehutanan Makassar.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp