Manajemen Mutu Buat UKM

Sistem manajemen mutu bukan sesuatu yang baru. Perusahaan Multinasional dan besar banyak yang mendapatkan Sertifikat ISO 9001.   Perusahaan menerapkan sistem manajemen mutu dan mendapatkan pengakuan dunia. Bagaimana dengan Sistem Manajemen Mutu UKM?

Tidak semua UKM menerapkan Sistem Manajemen Mutu dan mampu Sertifikasi ISO 9001. Biaya Sertifikasi relatif mahal bagi UKM. Namun demikian, UKM tetap membutuhkan Sistem Manajemen Mutu.

Untuk bisa berkembang dan mampu berkompetisi, UKM bisa membangun Sistem Manajemen Mutu, dengan berbagai cara. Minimal ada 4 hal yang bisa  diterapkan berikut ini:

  1. Manajemen Mutu UKM dibuat dengan jelas dan sistematis dengan menjalankan bisnisnya untuk mencapai Visi dan Misi yang  ditetapkan.
  2. Mempunyai manual mutu, prosedur, instruksi kerja, standar mutu, pengelolaan dokumen dan pencatatan mutu.
  3. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu dengan perbaikan berkelanjutan. Berusaha lebih baik setiap hari dalam produksi, terima order, pengiriman produk tepat waktu dan jaminan mutu produk dengan layanan prima kepada pembeli
  4. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya Sistem Manajemen Mutu. Mengajarkan kepada seluruh team kerja agar paham dan tumbuh kesadaran akan pentingya mutu.

Melalui cara tersebut, pelaku UKM bisa menjaga dan meningkatkan mutu layanan jasa dan produk serta mempunyai Sistem Manajemen Mutu.

Dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu, UKM diharapkan mampu berkompetisi dengan Perusahaan Besar dalam persaingan bisnis global.

Penulis:
Boedi Sardjana Julianto
Direktur Jasuda dan Pembina POSKO UKM
Certified Lead Auditor Quality and Food Safety Management System
www.jasuda.net  – www.posko.online

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hai, silahkan konsultasikan kebutuhan anda terkait KAGAMATP, kami akan menjawab pertanyaan anda dengan senang hati.

Chat dengan kami di WhatsApp